Dulu, gue suka bilang “Gendut banget sih, Bu. Diet dong.”
Dulu, gue suka mainin perut Ibu karena gendut seperti berisi air.
Tapi, sekarang gue udah jarang main perut karena “air”nya lama-lama berkurang.
Dan, tanpa gue suruh diet, Ibu udah kurus dengan sendirinya karena penyakit.
Rasanya aneh. Dan ternyata menyembunyikan rasa sedih itu, sulit. Sangat.
Ketika kita tahu, orang yang paling kita sayang, Ibu, cuma bisa terkulai lemah di tempat tidur, rasanya nelangsa. Emang ga parah. Masih bisa bangun walaupun cuma sebentar karena pusing kalau terlalu lama berdiri. Dan rasanya, kasih sayang seorang ibu baru terasa sekarang. Setelah gue beberapa hari ngerawat dan terasa capek. Tapi, anehnya Ibu enggak pernah capek buat ngerawat gue dari gue masih di dalam perut.
Di mana Kamu di saat aku sedang merasa lelah seperti ini?
Di mana Kamu di saat aku butuh seseorang untuk menenangkan pikiranku?
Di mana Kamu di saat aku membutuhkan sebuah kalimat semangat?
Terima kasih untuk tidak ada di sampingku di saat aku sangat membutuhkan kamu, saat ini :)